Partikularisme dan Universalisme
Konsep Awal
- Konsep yang berkaitan dengan cara seseorang berperilaku dalam situasi sosial.
- Partikularisme adalah sikap yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok daripada kepentingan umum atau publik.
- Universalisme adalah sikap yang lebih menghormati aturan atau norma yang berlaku secara umum daripada hubungan emosional atau kedekatan dengan orang lain.
Studi Kasus
Andi adalah seorang pegawai negeri sipil yang bekerja di kantor pemerintah. Dia bertanggung jawab untuk mengurus permohonan izin usaha dari masyarakat. Suatu hari, dia mendapat kunjungan dari teman lamanya, Budi, yang ingin membuka usaha warung kopi di dekat kantor Andi. Budi meminta Andi untuk membantunya mempercepat proses izin usaha, karena dia sudah menyiapkan tempat dan peralatan, dan ingin segera membuka warungnya. Andi merasa bingung, karena dia tahu bahwa proses izin usaha membutuhkan waktu dan persyaratan yang cukup banyak. Dia juga tidak ingin melanggar aturan atau norma yang berlaku di kantor pemerintah. Namun, dia juga tidak ingin mengecewakan temannya, yang sudah lama tidak bertemu dan berharap mendapat bantuan dari Andi.
Pertanyaan diskusi:
- Bagaimana Andi harus bersikap dalam situasi ini?
- Apakah Andi lebih cenderung bersikap partikularis atau universalis?
- Apa dampak positif dan negatif dari sikap partikularis dan universalis bagi Andi, Budi, dan masyarakat?
- Bagaimana cara mengatasi konflik antara partikularisme dan universalisme dalam konteks pelayanan publik?

Komentar
Posting Komentar